Senin, 23 Juni 2014

Change of Seasons as Walking Life I - Spring

Percayakah diri Anda ketika musim datang silih berganti seperti kehidupan yang terus berjalan tanpa kehadiran orang terkasih? Percayakah diri Anda ketika salah satu musim membuat hati Anda bermekaran? Percayakah diri Anda ketika salah satu musim membuat hati Anda menghangat? Percayakah diri Anda ketika salah satu musim membuat guguran-guguran tak kasat mata? Dan percayakah diri Anda ketika salah satu musim membuat hati Anda merasakan sakit dan dingin secara bersamaan? Percayakah?

Musim semi. Apa yang akan Anda pikirkan tentang musim ini?

Musim ini begitu banyak yang menyukai kehadiran musim satu ini. Ketika semua bunga-bunga dan daun-daun bermekaran. Ketika semerbak harum bunga-bunga yang mengubarkan keharumannya yang menggoda para lebah yang berterbangan. Ketika pohon-pohon yang tak memiliki daun karena kedinginan, akhirnya berdaun. Ketika rasa di hati turut dalam meramaikan bunga-bunga yang bermekaran.

Apa yang Anda pikirkan?
Perasaan cintakah? Perasaan saling mengasihikah? Ataukah perasaan sakit?

Tahukah Anda bahwa begitu banyak dibelahan bumi sana, ada yang mengalami rasa sakit walaupun musim semi telah datang? Tahukah Anda di setiap musim semi datang ada yang merasa kehilangan? Tahukah Anda? Tahukah musim semi bahwa ia datang di saat yang tidak tepat? Tahukah musim semi bahwa di belahan bumi sana, ada yang menderita? Tidak, musim semi tidak akan mengetahuinya. Karena ia mengalami pergantian yang sudah memiliki waktu ia akan datang. Ia, musim semi telah ditakdirkan pada saat seharusnya ia datang.

Karena musim semi hanya berjalan seperti kehidupan yang berjalan.

Minggu, 22 Juni 2014

Tugas Sekolah sebelum Pembagian KHS


Sang Pelindung Bumi

Tahukah kalian apa yang mencegah sinar ultraviolet Matahari tidak secara langsung menuju bumi? Tahukah kalian bawah lapisan yang mencegah sinar ultraviolet ini mulai menipis? Tahukah kalian apa yang menyebabkan lapisan yang mencegah atau bisa disebut melindugi bumi ini mulai menipis? Tahukah kalian penyebab lapisan ini mulai menipis? Apa akibat dari menipisnya lapisan ozon ini? Pertanyaan yang terpenting adalah apakah manusia menyadari jika lapisan itu mulai menipis?

Ozon adalah gas yang dianggap beracun yang berada atau bertumpu di bawah lapisan stratosfer di atas permukaan bumi. Ozon terdiri dari tiga molekul oksigen dan sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Ozon dihasilkan dengan berbagai persenyawaan kimia, tetapi mekanisme utama penghasilan dan perpidahan atmosfer adalah penyerapan tenaga surya ultraviolet (UV) dari matahari. Penyerapan cahaya ultraviolet dengan atmosfer bumi akan membentuk suatu lapisan ozon pada ketinggian sekitar 50 kilometer. Peristiwa ini telah terjadi sejak berjuta-juta tahu yang lalu, tetapi campuran molekul-molekul nitrogen yang muncul di atmosfer menjaga konsentrasi ozon relatif stabil.

Pada tahun 2011, ditemukan sebuah kasus yang mengatakan bahwa lapisan ozon ini mulai menipis pada daerah Kutub Selatan. Kerusakan lapisan ozon di Kutub Selatan mencapai luas sekitar 27 juta kilometer persegi. Luas tersebut lebih besar dibandingkan Amerika Utara yang luasnya sekitar 25 juta kilometer persegi. Penipisan lapisan ozon ini disebut lubang ozon. Lubang ozon tersebut menipis dengan konsentrasi lebih rendah dari 220 DU. Padahal berdasarkan pengamatan ozon di Kutub Selatan tidak pernah lebih rendah dari 220 DU sejak 1979.

Namun, kasus penipisan lapisan ozon tidak hanya berada di daerah Kutub Selatan. Bahkan berdasarkan data total ozon hasil pengukuran satelit Nimbus pada Juni 2009, ada kecenderungan penurunan konsentrasi ozon total di Indonesia sebesar 0,29 DU/tahun. Bahan-bahan kimia perusak lapisan ozon ini terutama berasal dari jenis Chlorofluorocarbons (CFC) yang digunakan dalam berbagai produk proses seperti lemari es, pendingin udara, dan proses pembuatan busa lembut sebagai cairan pembersih. Bahan perusak lapisan ozon banyak juga digunakan dalam industri alat pemadam kebakaran dan Metil Bromida yang dipakai untuk bahan pestisida.

Indonesia melakukan berbagai macam pencegahan antara lain menghentikan konsumsi BPO (Bahan Perusak Ozon) jenis Chlorofluorocarbon (CFC), Metil Bromida, Halon, Carbon Tetra Chloride (CTC) dan methylchloroform (TCA). Usaha ini dilakukan semenjak Desember 2007 melalui penetapan regulasi dan kebijakan nasional, melakukan pengawasan impor BPO, kerjasama antara instansi pemerintah, dunia usaha dan Perguruan Tinggi serta melakukan sosialisasi dan upaya peningkatan kapasitas dari semua pihak.

Pencegahan lain yang dilakukan Indonesia adalah melaksanakan HCFC Phase-out Management Plan (HPMP) atau Penghapusan Konsumsi CFC. Upaya penghapusan CFC ini diimplentasikan secara bertahap mulai tahun 2013 sebagai masa pembekuan komsumsi.

Penipisan lapisan ozon banyak menimbulkan kasus dalam kehidupan manusia padahal penipisan lapisan ozon juga disebabkan oleh manusia sendiri. Salah satu penyebabnya adalah CFC. Kasus yang ditimbulkan pada penipisan lapisan ozon adalah banyak volume kendaraan yang mengeluarkan gas karbon monoksida sangat berakibat negatif pada lapisan ozon, pengundulan hutan secara besar-besaran yang berakibat buruk pada kualitas udara di bumi, penerimaan sinar ultra violet pada tanaman dapat memusnahkan hasil tanaman utama dunia, radiasi penuh ini juga dapat mematikan anak-anak ikan, kepiting dan udang di lautan, serta mengurangi jumlah plankton yang menjadi salah satu sumber makanan kebanyakan hewan-hewan laut, kerusakan lapisan ozon juga memiliki pengaruh langsung pada pemanasan bumi yang sering disebut sebagai "efek rumah kaca" serta asap yang dihasilkan oleh pabrik juga amat sangat berpengaruh dalam memperparah kerusakan lapisan ozon.

Akibat dari penipisan lapisan ozon dapat kita rasakan sekarang. Meningkatnya penyakit kanker kulit dan katarak pada manusia, merusak tanaman pangan tertentu, mempengaruhi plankton yang akan berakibat pada rantai makanan di laut, dan meningkatnya karbondioksida (lihat pemanasan global) akibat berkurangnya tanaman dan plankton. Sebaliknya, terlalu banyak ozon di bagian bawah atmosfer membantu terjadinya kabut campur asap, yang berkaitan dengan iritasi saluran pernapasan dan penyakit pernapasan akut bagi mereka yang menderita masalah kardiopulmoner.

Lubang ozon di Antartika disebabkan oleh penipisan lapisan ozon antara ketinggian tertentu seluruh Antartika pada musim semi. Pembentukan ‘lubang’ tersebut terjadi setiap bulan September dan pulih ke keadaan normal pada lewat musin semi atau awal musim panas. Dalam bulan Oktober 1987, 1989, 1990 dan 1991, lubang ozon yang luas telah dilacak di seluruh Antartika dengan kenaikan 60% pengurangan ozon berbanding dengan permukaan lubang pra-ozon. Pada bulan Oktober 1991, permukaan terendah atmosfer ozon yang pernah dicatat telah terjadi di seluruh Antartika.

Sudah banyak pencegahan yang dilakukan oleh berbagai belahan bumi untuk mengurangi penipisan lapisan ozon. Salah satunya adalah mengurangi penggunaan CFC. Juga ada berbagai macam cara mengurangi penipisan lapisan ozon di bumi antara lain kegiatan ramah ozon (ozone friendly) harus dilaksanakan dan disosialisasikan untuk mengubah secara bertahap perilaku manusianya. Upaya ini harus selalu menerapkan prinsip 4R (reduce, reuse, recycle, replace/replant).

Solusi yang baik salah satunya adalah diperlukan desain arsitektur yang dapat mendesain bangunan lebih baik sehingga udara segar dapat masuk dengan leluasa ke dalam ruangan kantor atau kamar tidur sehingga keperluan AC bisa dikurangi. Sesuaikan kapasitas AC dengan luas ruangan sehingga lebih efektif.

Jadi, lindungilah bumi kita tercinta ini. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Hasil yang baik dan dapat dilakukan sekarang untuk masa dimana generasi muda yang memimpin. Jika tidak mungkin saja bumi akan sakit.

Minggu, 01 Juni 2014

Menjelang US 2 di Asrama Kampus Melati

Apa yang kalian lakukan apabila kalian akan mengikuti ujian walaupun itu bukan Ujian Nasional? Apa yang akan kalian lakukan? Serius belajar? Belajar setengah-setengah? Ataukah belajar dengan/sambil bermain? Apa yang kalian lakukan?

Tanggal 1 Juni 2014, di ruang makan lama Astri 1, cukup banyak yang sedang belajar bersama. Kalian tahu apa yang sedang dipelajari? Pelajaran yang cukup sulit diikuti namun sangat menyenangkan untukku adalah matematika.

Di kurikulum 2013 ini, matematika (pelajaran yang paling menyusahkan bagi sebagian anak-anak) ini dibagi menjadi dua yaitu, matematika wajib/dasar dan matematikan lintas minat. Keren, kan?

Setiap manusia memiliki kemampuan yang berbeda. Setiap manusia memiliki bakat dan logika yang berbeda. Bagaimanakah manusia bisa mempelajari sebuah pelajaran dengan baik apabila ia memiliki kemampuan, bakat dan logika yang berbeda? Bagaimana seorang manusia yang berumur 15 - 16 tahun dapat menyesuaikannya?

Ujian kali ini adalah ujian yang akan menentukan kami naik kelas atau tidak. Sebenarnya mungkin saja tetap naik kelas tapi, nilai yang tidak tuntas biasa wajib diurus bersama guru setiap pelajarnya. Namun, terkadang ada saja beberapa guru yang tidak memberikan remedial tapi, memberikan pegangan sebagai nilai berupa tugas tambahan atau mengumpulkan tugas-tugas yang memang belum dikumpulkan oleh kami.

Kondisi di dalam asrama juga sama. Mungkin ada yang belajar sungguh-sungguh, belajar main laptop (seperti saya), belajar sambil/dengan bermain, belajar sambil makan, belajar sambil tiduran yang mungkin bakal menjadi tidur benaran, atau mungkin sudah ada yang istirahat atau tidur.

Ya, inilah kegiatan asmara putri 1 Kampus Melati yang sedang mengalami stress awal menjelang US 2.